Kantor Baru, Energi Baru, dan Langkah Panjang Devi S. Lumangkun Melebarkan Sayap GMN
Ada organisasi yang cukup puas dengan nama.
Ada pula organisasi yang memilih membangun kekuatan melalui kerja nyata, konsolidasi, dan kehadiran di tengah masyarakat.Gajah Muda Nusantara (GMN) tampaknya sedang memilih jalan yang kedua.
Kamis, 24 September 2026, sebuah langkah baru tercatat di Minahasa Selatan. Kantor DPD GMN Minahasa Selatan resmi dibuka di Desa Rumoong, Kecamatan Tareran.
Sebuah kantor mungkin hanya sebuah bangunan. Tetapi bagi sebuah organisasi, kantor adalah lebih dari sekadar ruangan dengan meja dan kursi.
Ia adalah alamat perjuangan.
Dari tempat inilah roda organisasi diharapkan bergerak lebih teratur, komunikasi semakin terbuka, kader semakin mudah berkonsolidasi, dan program kerja tidak berhenti sebatas seremoni pelantikan.
Di balik langkah tersebut, terdapat sosok Ketua GMN Provinsi Sulawesi Utara,
Devi S. Lumangkun, yang terus mendorong perluasan jaringan GMN di berbagai daerah.
Kinerja seorang pemimpin organisasi tidak hanya dapat dilihat dari seberapa sering ia tampil dalam sebuah kegiatan.
Ukurannya justru terlihat dari bagaimana sebuah organisasi tumbuh setelah ia memimpin:
apakah struktur semakin terbentuk, apakah kader semakin aktif, dan apakah organisasi memiliki rumah untuk menjalankan agenda-agendanya.
Pembukaan kantor GMN Minahasa Selatan menjadi salah satu penanda dari proses tersebut.
RUMOONG MENJADI TITIK AWAL
Kehadiran Ketua GMN Minahasa Selatan, Rodney Boy Kembau, bersama Sekretaris Niska Mita Koloten dan Bendahara Rinolia G.N. Mongkau, SH, dalam peresmian kantor menunjukkan bahwa kepengurusan tidak hanya sedang membangun struktur di atas kertas.
Ada ruang yang kini harus dihidupkan.
Ada program yang harus dijalankan.
Dan ada tanggung jawab yang harus dibuktikan.
Pesan Devi S. Lumangkun dalam sambutannya terdengar sederhana, tetapi memiliki tuntutan yang besar:
“Pengurus GMN Minahasa Selatan harus bekerja dengan baik dan menciptakan sebuah kemajuan yang besar bagi GMN.”
Kalimat tersebut pada akhirnya bukan hanya ditujukan kepada pengurus GMN Minsel.
Itu adalah tantangan kepada seluruh jajaran organisasi.
Sebab setelah kantor berdiri, pertanyaan berikutnya bukan lagi “di mana kantor GMN?”
Pertanyaannya adalah:“Apa yang akan dilakukan dari kantor tersebut?”
DEVI DAN POLA KERJA MEMBANGUN ORGANISASI
Langkah membuka kantor di Minahasa Selatan juga memperlihatkan satu hal penting dalam proses pengembangan organisasi:
ekspansi membutuhkan lebih dari sekadar struktur kepengurusan.
Ia membutuhkan konsolidasi.
Ia membutuhkan tempat berkumpul.
Ia membutuhkan komunikasi.
Dan yang paling penting,
ia membutuhkan kerja yang dapat dirasakan keberadaannya.
Dalam konteks itu, peran Devi S. Lumangkun menjadi menarik untuk diperhatikan.
Sebagai Ketua GMN Sulawesi Utara, ia tidak hanya berhadapan dengan tugas mempertahankan organisasi yang sudah ada, tetapi juga tantangan membangun jaringan baru di daerah-daerah.
Melebarkan sayap berarti memperbanyak pekerjaan.Semakin luas struktur dibangun, semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan organisasi tersebut tidak hanya memiliki nama, tetapi juga memiliki aktivitas dan arah.
Karena itu, pembukaan kantor GMN Minsel dapat dibaca sebagai bagian dari proses konsolidasi yang lebih panjang.Bukan garis akhir.Justru sebuah titik awal.
KANTOR BARU, JANGAN SAMPAI HANYA MENJADI PAPAN NAMA
Di sinilah tantangan GMN Minahasa Selatan dimulai.
Kantor baru akan memiliki arti apabila pintunya tidak hanya terbuka ketika ada pelantikan atau seremoni.
Kantor harus menjadi pusat aktivitas.
Tempat kader berdiskusi.
Tempat masyarakat menyampaikan aspirasi.
Tempat program dirancang.
Tempat anak-anak muda belajar berorganisasi.
Dan tempat kepengurusan membuktikan bahwa keberadaan GMN memiliki manfaat yang nyata.
Sebab organisasi yang kuat bukan dibangun dari banyaknya foto kegiatan.
Organisasi yang kuat dibangun dari kerja yang terus berlangsung ketika kamera sudah dimatikan.
Rodney Boy Kembau bersama jajaran pengurus kini memiliki pekerjaan besar untuk membuktikan itu.
DARI TARERAN, GMN DITANTANG MEMBUAT PERUBAHAN
Rumoong hari ini menjadi alamat baru GMN Minahasa Selatan.
Namun sebuah alamat tidak otomatis menciptakan pengaruh.
Pengaruh lahir dari kerja.
Kerja melahirkan kepercayaan.
Dan kepercayaan pada akhirnya menjadi modal terbesar sebuah organisasi untuk bertahan dan berkembang.
Karena itu, langkah Devi S. Lumangkun dalam memperluas jaringan GMN di Sulawesi Utara akan selalu berhadapan dengan ukuran yang sama:
seberapa hidup organisasi yang dibangun dan seberapa besar manfaat yang mampu diberikan.
Kantor baru di Rumoong telah berdiri.Struktur telah hadir.
Pengurus telah siap.
Kini waktunya membuktikan.
Sebab dalam dunia organisasi, membuka pintu kantor adalah seremoni.
Tetapi menghidupkan kantor dengan kerja nyata adalah perjuangan.
Dan dari Rumoong, GMN Minahasa Selatan sedang memulai babak itu.
Salam Damai
HENTJE SUOTH
